Sarapan Pagi Keluarga di tengah Pagi Hari yang Sibuk

IMG-20170707-WA0001-01Rutinitas pagi keluarga saya dimulai ketika saya bangun pagi di pukul 04.00 pagi. Setelah bangun pagi biasanya saya langsung beberes tempat tidur, buka semua jendela, lalu menyapu rumah dan ngepel (ini sih kalau pas kebangetan kotornya, wkwk). Selesai bersih-bersih biasanya saya mulai menyiapkan bahan dan peralatan masak, lalu lanjut memasak bekal sarapan untuk keluarga, juga snack untuk Gwen, sambil menyiapkan printilan yang harus dibawa ke kantor (alat pumping,dsb). Selesai memasak, saya menyiapkan air hangat untuk memandikan Gili sebelum kemudian memandikan Gili dan Gwen. Setelah anak-anak sudah wangi dan segar, barulah saya dan suami bergantian mandi dan bersiap-siap kerja. Jadi, paling tidak jam 06.00 pagi semua sudah bersih wangi dan siap untuk sarapan. Biasanya sih saya fokus memastikan Gwen makan, sedangkan kotak sarapan sarapan saya bawa ke kantor supaya saya bisa punya waktu lebih lama bersama anak-anak dan suami di pagi hari.

Lalu bagaimana jika saya terlambat bangun? Kalau saya sih yang pasti kerjakan yang memang harus diselesaikan saja. Jadi nyapu ngepel dan printilan yang gak penting saya skip, dari pada terburu-buru dan gak beres semuanya. Yang wajib itu memandikan anak-anak , menyiapkan sarapan dan bekal suami lalu bersiap-siap berangkat ke kantor. Biasanya dalam menu sarapan saya membuat paling tidak nasi, lauk dan sayur. Nah, kalau terlambat bangun gini biasanya saya punya menu andalan yang gampang, cepet, gak ribet,sehat dan bahannya selalu tersedia di lemari es, yakni cap cai! Masaknya gak sampai 15 menit, jadi begitu nasi di rice cooker matang, cap cai juga sudah tersedia untuk dimakan.

Untuk membuat cap cai saya biasanya menggunakan bahan yang hampir selalu saya restock dan selalu ada di lemari es kami, yakni wortel, brokoli, jamur, bakso dan sosis. Paling tidak, saya memastikan ada vitamin, serat dan protein dalam menu sarapan kami sekeluarga. Untuk lebih jelasnya, berikut bahan dan langkah praktis memasak cap cai, menu andalan saya untuk menyiapkan sarapan dengan cepat!

Bahan-bahan :

  1. Brokoli
  2. 1 buah wortel ukuran sedang
  3. Jamur kuping putih
  4. 5 butir bakso
  5. 2 batang sosis sapi
  6. 2 siung bawang merah
  7. 2 siung bawang putih
  8. 3 buah cabai rawit
  9. 1 sendok makan kecap manis
  10. 2 sendok makan minyak goring
  11. Garam dan gula
  12. Kaldu

Cara memasak

  1. Iris tipis duo bawang, brokoli, wortel, jamur, bakso dan sosis
  2. Siapkan wajan, nyalakan api lalu tuang 2 sendok makan minyak goreng
  3. Setelah itu masukkan irisan duo bawang serta irisan cabai rawit dan tumis sampai harum (tips : kalau memasak untuk keluarga yang tidak semuanya doyan pedas, irisan cabai bisa dimasukkan terakhir, setelah memisahkan bagian untuk anggota keluarga yang tidak doyan makanan pedas)
  4. Setelah wangi tumisan duo bawang keluar, masukkan bakso, sosis dan jamur sampai sosis dan bakso mengembang dan agak kering
  5. Setelah itu masukkan wortel dan brokoli, kemudian tumis sebentar sambil masukkan garam, gula dan kecap manis
  6. Kemudian masukkan air kaldu dan tunggu saja sampai wortel dan brokoli mendekati matang dan bumbu menyerap ke sosis, bakso dan jamur (kami lebih suka sayur setengah matang jadi masih agak sedikit “kriuk kriuk” ketika dimakan)
  7. Sajikan!

IMG_20170707_055406-01

Biasanya saya membuat stok air kaldu setiap weekend untuk kemudian dibekukan dan digunakan ketika memasak. Namun jika stok sedang habis saya lebih sering menggunakan bubuk kaldu sehat non msg sehingga lebih praktis dan pastinya gak kena mecin. Jajan snack di indomaret udah kebanyakan mecin, jadi paling gak saya selalu berusaha tidak menggunakan mecin di masakan saya sendiri. Saya biasa menggunakan merk Sun-V, alasannya karena kebetulan tante saya resellernya, jadi gampang deh buat dapetin lagi kalau stok habis.

kaldu sehat

Kaldu sehat andalan (source : http://www.fareviherbal.com/2015/03/kaldu-sehat-non-msg.html)

Cap cai ini meskipun sederhana rasanya enak loh! Dan yang penting lagi, sehat, praktis dan hemat waktu. Saya selalu berusaha memasak sendiri untuk makan pagi keluarga. Ini bentuk perhatian yang saya usahakan beri untuk keluarga saya sebelum kami berpisah menjalankan aktivitas masing-masing hingga berkumpul bersama kembali di sore hari. Selamat mencoba, dan ingat sarapan sebelum memulai aktivitas kita ya!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s